There is always a first time.
When I received my RHB credit card statement somewhere towards the end of August, there was a voucher which read RHB PRIVILEGES AT ZALORA offering me RM40 off with minimum spend of RM75.
The figure RM40 was really tempting. Minimum spend of RM75 was no less enticing. I browsed Zalora's website.Could not decide what to buy.Too many things! Handbags. Dresses. Shoes.
On 30th August I spent some time at the website again. Would there be something suitable for me? I was skeptical. Then I saw a nice decent top. RM79!! Good bargain. But there was ONE problem. I HAVE NEVER BOUGHT ANY DRESS ONLINE .The truth is that it is never easy to find the right size.
I scrolled on the size chart. I thought L would be fine but it was not available. M would be too tight. Hmm...So I chose XL. Once I completed the transaction I called Zalora to inform that I have changed my email address. A lady named Asmah answered my queries and she promised to help me trash out the problem. One polite lady I must say.
I made a personal record. Buying a dress online for the first time and that was at Zalora. I love the idea of COD.
Earlier today I received my order. I like the green Aqeela top though a bit loose. Using my very limited sewing skill I did a bit of alteration . Well, it looked fine to me! After all I paid for it with the RM40 voucher which made it cheaper. So a bit of alteration is acceptable.
Now I keep on looking at the 10% discount voucher for my next purchase. Zalora is so good at tempting my senses.
The is always a first time for everything and that includes buying a dress from Zalora.
Life is full of colors.And every color is a beauty in its own way with significant meanings to enrich the world.
Wednesday, September 2, 2015
Thursday, December 25, 2014
Dalam titis hujan pagi
Dlm titis hujan pagi
Di tepi jalanraya dekat lampu isyarat
Seorang lelaki berhenti
Motosikal usang yg enggan bergerak
Dan anak kecilnya sekitar usia tujuh
Menggalas beg sekolah lusuh
Menunggu penuh harap
Untuk sampai ke destinasi
Pada waktu dijanji
Di tepi jalanraya dekat lampu isyarat
Seorang lelaki berhenti
Motosikal usang yg enggan bergerak
Dan anak kecilnya sekitar usia tujuh
Menggalas beg sekolah lusuh
Menunggu penuh harap
Untuk sampai ke destinasi
Pada waktu dijanji
Seorang aku
Tiba-tiba merasa
Kabur pandangan
Di sebalik jendela kereta
Teringat akan seorang lelaki
Yg mengayuh basikal tuanya
Menghantar aku ke sekolah
Tak pernah hirau rupa cuaca
Tiba-tiba merasa
Kabur pandangan
Di sebalik jendela kereta
Teringat akan seorang lelaki
Yg mengayuh basikal tuanya
Menghantar aku ke sekolah
Tak pernah hirau rupa cuaca
Dan hari ini
Aku ke sekolah
Untuk menitip ilmu
Kerana dia.
Aku ke sekolah
Untuk menitip ilmu
Kerana dia.
ogos272014
Sudu perak dulang emas
Kalau kau lahir dengan sudu perak
Dan makan di dulang emas
Kau tak akan pernah faham makna susah
Melainkan apa yang tertera di dalam kamus.
Jadi
Berhentilah menyindir mempersenda
Orang lain yang tidak pernah kenal makna senang.
Bagi yang berada
Bagi yang tiada
Harga yang sama
Punya nilai yang berbeza.
Dan makan di dulang emas
Kau tak akan pernah faham makna susah
Melainkan apa yang tertera di dalam kamus.
Jadi
Berhentilah menyindir mempersenda
Orang lain yang tidak pernah kenal makna senang.
Bagi yang berada
Bagi yang tiada
Harga yang sama
Punya nilai yang berbeza.
Di sebalik kaca

Dari sebalik kaca jendela kereta
Menatap titis air dari langit
Menghitung kenderaan yang terhenti
Perbandingan untuk peringatan
Hidup ini perjalanan penuh duga
Kadang langkah tersekat
Ada ranjau bisa merintang denai
Kadang tersesat arah
Kabus duka mengaburi mata hati
Seketika tenggelam dalam sendu hiba
Tapi
Mentari tetap juga hadir
Mungkin seketika dilindung mega
Namun tetap ada
Meminjam sinar
Menerangi kelam.
~Fazilah Dahman~
Sudah pernah meredah hujan ribut
Sudah pernah jatuh atas kerikil tajam
Tapi tetap bangkit
Berdiri mendepani segala
Ketabahan tak pernah terhakis
Kerana DIA sentiasa ada.
Friday, May 2, 2014
Wednesday, February 26, 2014
Kalaulah Tapi Maka
Kalaulah
Aku punya banyak waktu terluang
Aku hanya ingin duduk di tepi pantai
Melihat mentari menghilang di ufuk
Kalaulah
Aku punya kudrat yang ampuh
Aku akan jelajahi segenap pelosok negeriku
Melihat alam mengenal insan
Kalaulah
Aku punya ringgit yang melimpah
Aku akan tunaikan segenap hasrat
Memiliki apa jua yang terlintas.
Tapi
waktuku jarang senggang
kudratku sudah berkurang
ringgitku sekadar untuk senang
Maka
Aku hidup sekadar yang terizin
Asal saja aku di jalan halal
Itu sudah memadai.
Aku punya banyak waktu terluang
Aku hanya ingin duduk di tepi pantai
Melihat mentari menghilang di ufuk
Kalaulah
Aku punya kudrat yang ampuh
Aku akan jelajahi segenap pelosok negeriku
Melihat alam mengenal insan
Kalaulah
Aku punya ringgit yang melimpah
Aku akan tunaikan segenap hasrat
Memiliki apa jua yang terlintas.
Tapi
waktuku jarang senggang
kudratku sudah berkurang
ringgitku sekadar untuk senang
Maka
Aku hidup sekadar yang terizin
Asal saja aku di jalan halal
Itu sudah memadai.
Sunday, January 12, 2014
I am a TEACHER.
I am a teacher
A profession that creates every other profession
I am a teacher
My DUTIES do not start at 7.30 and end at 2.30
They are for a life time
I am a teacher
But I am also a Master of Ceremony/debate coach and manager/sports coach
At times, a counselor/motivator/adventurer/health inspector
The list is very long indeed..
That I do not bother to mention
As I take them as my RESPONSIBILITIES
Everyday is always a challenging day for me
As my students learn
I learn too even after 28 years
And I do not wish to stop learning
I may scold you
I may cane you
And that is because
I love you
Because
I AM A TEACHER
A profession that creates every other profession
I am a teacher
My DUTIES do not start at 7.30 and end at 2.30
They are for a life time
I am a teacher
But I am also a Master of Ceremony/debate coach and manager/sports coach
At times, a counselor/motivator/adventurer/health inspector
The list is very long indeed..
That I do not bother to mention
As I take them as my RESPONSIBILITIES
Everyday is always a challenging day for me
As my students learn
I learn too even after 28 years
And I do not wish to stop learning
I may scold you
I may cane you
And that is because
I love you
Because
I AM A TEACHER
Fazilah Dahman.
Monday, October 14, 2013
Gurindam Kalau Jadi Guru
Kalau jadi guru pilihan terakhir
Kerja pun banyak kucar kacir
Kalau jadi guru untuk menyambung tradisi
Baik bagi peluang orang lain mengisi
Kalau jadi guru konon kerja separuh hari
Selalu hilang hingga penat orang mencari
Kalau jadi guru sekadar suka-suka
Ramai murid yang akan berduka
Kalau jadi guru kerana terpaksa
Segenap jiwa akan tersiksa
Kalau jadi guru ingat boleh kaya harta
Memang impian yang payah jadi nyata
Kalau jadi guru kenalah beringat sentiasa
Kita mencarta masa depan manusia
Kalau jadi guru mestilah sepenuh jiwa
Rezeki yang berkat diberi Yang Maha Esa.
~Hakcipta terpelihara:FazilahDahman~
Sunday, October 13, 2013
Sunday, September 1, 2013
Sunday, August 25, 2013
Dua yang
Yang dilukai yang melukai
Yang terpedaya yang memperdaya
Yang dikhianati yang mengkhianati
Yang teraniaya yang menganiaya
Jangan lupa satu hakikat:
Nilai seucap DOA di sisi Tuhan.
Yang terpedaya yang memperdaya
Yang dikhianati yang mengkhianati
Yang teraniaya yang menganiaya
Jangan lupa satu hakikat:
Nilai seucap DOA di sisi Tuhan.
Wednesday, July 31, 2013
Why
Why is that we cannot turn back time?
Simply because
What has happened has happened
Learn from the mistakes or remember the lessons
Simply because
Life goes on.
Simply because
What has happened has happened
Learn from the mistakes or remember the lessons
Simply because
Life goes on.
Sunday, July 28, 2013
Hakikat.
Thursday, May 16, 2013
Saturday, May 4, 2013
Seloka luahan rasa.
Yg berpakat yang berbaris
Memberi janji semuanya manis
Ini kalilah lain kalilah
Diulang sebut tak kenal lelah
Hanya sekali tiap 5 tahun
Banyak agenda dikumpul dihimpun
Ada ceramah ada fitnah
Yang menyokong lagi banyak karenah
Letih sudah telinga mendengar
Segala cerita manakah yang benar
Yang menuduh yang dituduh
Terus bertengkar dan bergaduh
Namun segalanya akan bernoktah
Di tangan rakyat kuasa memangkah
Esok akan terjawab persoalan
Doa siapa diterima TUHAN.
Hakcipta terpelihara:
~FazilahDahman~
Subscribe to:
Posts (Atom)


